Quantcast

Wednesday, December 18, 2013

Tips agar kita tahu waktunya untuk berhenti

APAKAH KAMU MENYUKAI GAYA HIDUP BAHAGIA? KLIK LIKE / SUKA

   Sudah berapakah umur kamu? Apakah kamu sudah merasa bahagia dengan hidupmu?
   Ukuran hidup bahagia untuk setiap individu itu berbeda. Ada yang mengukur dengan seberapa banyak harta kekayaan yang telah ia kumpulkan, seberapa tinggi status atau pangkatnya di lingkungan kerja dan banyak hal lain yang menjadi pemicu kebahagiaan setiap orang. Biasanya semua itu bersangkutan dengan keberhasilan dan ke-menterengan duniawi.
   Sinaran dunia memang bisa menggelapkan mata hati manusia yang tidak menyadari bahwa semua itu adalah fana, tidak abadi. Ketika mata hati telah buta maka kita akan melihat semua hal dari yang kita cintai itu baik dan segala hal dari yang kita benci adalah buruk. Biasanya pandangan seperti itu di lakukan oleh orang yang terlalu menuruti hawa nafsunya, bahkan dia rela berkorban segala hal yang dimilikinya hanya untuk mengejar sesuatu yang di cintainya itu tanpa menghiraukan lagi apakah perbuatan dan pengorbanannya itu benar atau salah. Yang lebih mengenaskan lagi, orang-orang seperti itu rela dengan sengaja melanggar larangan agama yang di anutnya. Menyedihkan sekali bukan?
   Sebenarnya kita harus menyadari bahwa Allah SWT telah membekali akal dan pikiran agar manusia mampu menjaga dan mengendalikan hawa nafsu yang biasanya selalu di tunggangi oleh godaan Syetan laknatullah. Dengan begitu kita akan melihat segala sesuatu tanpa pandangan yang bias dan dapat mengambil tindakan yang benar, benar sesuai aturan yang telah di firman-kan Allah SWT dalam kitab Al-Qur'an dan sunnah yang di sabda kan oleh nabi besar Muhammad SAW.
   Dengan berpegang teguh pada Al-Qur'an dan hadits, Insya Allah kita akan mengetahui bahwa telah tiba waktunya untuk berhenti melakukan tindakan-tindakan bodoh dan tidak bermanfaat bagi diri sendiri dan juga orang lain.
   Semoga saja kita semua selalu dalam perlindungan Allah SWT dan keselamatan semoga selalu di limpahkan kepada orang yang menghina sesama. Aamiin!!
   by: Victim

12 comments:

Silahkan meninggalkan komentar yang relevan dengan tema artikel, di larang spam, no sara. Yang tidak sopan akan langsung di hapus system.
Terimakasih.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...