Quantcast

Monday, February 10, 2014

Langkah kaki dibelakangmu

gaya hidup bahagia

   Apakah kamu pernah direndahkan orang lain? Pernah? Tenang saja, kamu tidak sendirian. Semua orang pasti pernah mengalami saat di mana dia di anggap rendah atau di hina oleh orang lain.
   Rasanya gimana? Jangan tanya lagi, pasti sakit hati banget ya kan. Saat itu juga kita pasti pengen bales perlakuan buruk mereka. Tapi tunggu dulu, ada hal menarik yang perlu di perhatikan. Yakni KARMA.
   Apa itu karma? Karma adalah efek atas tindakan baik maupun buruk dimasa lalu, jika kamu berbuat baik maka Tuhan akan membalas dengan kebaikan pula.
   Semua orang memiliki karmanya masing-masing, ada yang baik dan banyak pula yang buruk. Contoh karma yang paling mudah kita temui adalah seperti kehidupan pada burung. Ketika burung masih hidup, dia memakan semut namun ketika burung sudah dalam keadaan lemah, bisa jadi gerombolan semut akan membunuh dan memakannya. Waktu dan putaran hidup bisa berubah setiap saat. Maka dari itu janganlah merendahkan dan menyia-nyiakan orang lain. Boleh jadi hari ini kamu kuat. Tapi ingat, perubahan waktu itu lebih kuat daripada dirimu hari ini. Berbuatlah baik dan jadilah yang terbaik.
   Tidak perlu membalas keburukan orang lain kepadamu. Tenang dan tunggu saja. Orang yang menghina, merendahkan, mengkhianati dan menyiksa batinmu pada akhirnya akan menghancurkan dirinya sendiri  dan jika kamu beruntung, Tuhan akan memberimu kesempatan untuk melihat mereka menderita karena perbuatannya di masa lalu.
   Sekali lagi ketika orang menghina kamu, jangan menanggapinya secara pribadi, jangan tersinggung, dengarkan saja kata-kata mereka. Sebenarnya mereka memberitahu kamu bagaimana mereka melihat dunia, dan mereka mengatakan sifat-sifat negatif yang sebenarnya mereka dimiliki. Hukum cermin menyatakan bahwa seseorang hanya bisa melihat apa yang ada dalam diri mereka. Terlepas apakah sebenarnya ada dalam kenyataan atau tidak. Lepaskan keinginan untuk mempertahankan diri atau mencoba untuk menjelaskan kepada mereka bahwa kau tidak seperti apa-kejahatan dan penghinaan yang telah mereka tuduhkan padamu. Lebih baik evaluasi diri dan sadarilah perbuatan ini adalah milik mereka. Membalas akan berarti kamu sama sifatnya dengan sifat mereka.
   Putuskan bahwa kualitas-kualitas hidup seperti itu bukanlah salah satu yang kamu inginkan dalam hidupmu.
    Selamat menanti karma.
   

No comments:

Post a Comment

Silahkan meninggalkan komentar yang relevan dengan tema artikel, di larang spam, no sara. Yang tidak sopan akan langsung di hapus system.
Terimakasih.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...